Asterlink – Serpong, Tangerang Selatan — PT Asterlink Indonesia menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers Asterlink (TOTAL) sebagai bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di seluruh lini perusahaan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama Asterlink, Bapak Bagus Durokhim, dan diikuti oleh seluruh elemen organisasi, mulai dari jajaran manajemen puncak hingga tim operasional level bawah.
Turut hadir jajaran direksi dalam kegiatan ini, termasuk Direktur Utama Bapak Bagus Durokhim dan Direktur Operasional Asterlink Indonesia, Ardian Asmar. Kehadiran manajemen puncak tersebut memperkuat komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh strategi dan nilai kerja dapat dipahami serta dijalankan secara menyeluruh oleh setiap individu di dalam organisasi.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga pada penyelarasan arah kerja, penguatan disiplin, serta konsistensi dalam menjalankan sistem perusahaan. Seluruh peserta diarahkan untuk tetap berada pada jalur kerja yang terstruktur, berbasis sistem, dan berorientasi pada hasil.
Dalam pemaparannya, Direktur Utama Asterlink menekankan konsep “ilusi kesadaran manusia”, yaitu kondisi di mana individu merasa telah memahami dan mengendalikan pekerjaan, namun pada kenyataannya masih berada dalam pola reaktif serta belum sepenuhnya menyadari peran dan tanggung jawabnya. Melalui pendekatan ini, disampaikan bahwa setiap individu dalam organisasi berada pada fase perkembangan yang berbeda.
Empat fase utama menjadi kerangka dalam materi yang disampaikan.
Fase pertama adalah kondisi di mana individu “tahu sedikit tentang sedikit hal”. Tahap ini umumnya dialami oleh karyawan pemula yang masih dalam proses adaptasi. Karakteristiknya meliputi kebingungan, kebutuhan arahan yang tinggi, serta belum memiliki arah kerja yang jelas. Pada fase ini, penekanan utama adalah kepatuhan terhadap sistem, sebagaimana disampaikan: “Di fase ini tugas Anda bukan pintar, tapi patuh.”
Fase kedua menggambarkan individu yang “tahu sedikit tentang banyak hal”. Pada tahap ini, wawasan mulai berkembang, namun belum disertai fokus dan kedalaman. Dampaknya terlihat pada kurangnya konsistensi, kecenderungan berpindah metode, serta penumpukan pekerjaan. Dalam konteks ini, pentingnya fokus dan disiplin dalam satu sistem kerja menjadi perhatian utama. Hal ini ditegaskan melalui pesan: “Banyak tahu tidak membuat Anda berhasil, fokuslah yang membuat Anda berhasil.”
Fase ketiga merupakan tahap produktif, yaitu “tahu banyak tentang sedikit hal”. Individu pada fase ini telah memiliki spesialisasi, bekerja secara efektif, dan menghasilkan output yang terukur. Penilaian kinerja pada tahap ini berorientasi pada hasil, bukan aktivitas. Prinsip yang ditekankan adalah: “Anda dibayar bukan karena sibuk, tetapi karena hasil.”
Fase keempat adalah tahap kepemimpinan, yaitu “tahu banyak tentang banyak hal”. Pada fase ini, individu tidak hanya menguasai pekerjaan, tetapi juga mampu membangun tim, melatih orang lain, serta menjaga keberlangsungan sistem. Kepemimpinan ditekankan sebagai bentuk tanggung jawab, bukan sekadar posisi. Pesan utama yang disampaikan: “Pemimpin bukan jabatan, melainkan tanggung jawab.”
Manajer Komunikasi Pemasaran PT Asterlink Indonesia, Nadia Prahasti, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas sumber daya manusia agar tetap selaras dengan visi dan arah pertumbuhan bisnis. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh tim untuk terus bekerja secara disiplin, konsisten, dan fokus pada pencapaian hasil yang terukur.
Melalui kegiatan ini, Asterlink menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang sistematis, disiplin, dan berorientasi pada hasil. Seluruh peserta diharapkan mampu memahami posisi masing-masing dalam fase perkembangan serta mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas diri.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan intensitas tinggi dan partisipasi aktif dari seluruh peserta, mencerminkan keseriusan perusahaan dalam memastikan keselarasan visi dan arah strategis di seluruh lini organisasi.
Training of Trainers (TOTAL) ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Asterlink dalam membangun tim yang tidak hanya menjalankan pekerjaan, tetapi juga memahami sistem, memiliki tanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan perusahaan.